-->

Penyebab Blog Sepi Pengunjung Meski Banyak Artikel

Penyebab Blog Sepi Pengunjung Meski Banyak Artikel
Secara teknis, blog yang dipadati konten memang lebih berpeluang untuk dibanjiri trafik, akan tetapi hal tersebut masih berkaitan rapat dengan sejumlah faktor pendukung lainnya. Sebuah kasus, saya punya dua buah blog. Salah satu blog saya berisikan banyak konten, dan satunya lagi hanya berisikan beberapa artikel, dan ternyata blog yang hanya berisikan beberapa artikel justru pengunjungnya jauh lebih banyak.
Penyebab Blog Sepi Pengunjung Meski Banyak Artikel
Penyebab Blog Sepi Pengunjung Meski Banyak Artikel
Sebelum ke inti permasalahan, “kenapa blog sepi pengunjung padahal banyak artikel” terlebih dahulu saya ingin menekankan kepada para sahabat blogger (newbie) bahwasanya tulisan di blog itu dibedakan menjadi sekian jenis.

1. Berita

Konten berjenis berita tidak dapat dikategorikan sebagai bentuk artikel. Selain itu, berita juga bersifat trending yang hanya bertahan dalam kurun waktu tertentu (singkat).

2. Artikel trending


Artikel trending punya durasi pencarian yang lumayan panjang. Artikel trending biasanya dibutuhkan orang dalam jangka waktu beberapa bulan.

3. Artikel long term

Tipe artikel yang benar-benar dibutuhkan orang dalam jangka waktu panjang atau bahkan tidak ada masa kadaluarsanya. Contoh, cara membuat blog, tips bisnis online, cara mendapatkan uang dari blog, dll.

Tipe artikel yang Anda tuangkan di blog sangat menentukan volume serta konsistensi trafik blog tersebut. Jika Anda mengelola blog secara personal (sendirian), maka idealnya Anda cukup menulis artikel yang bersifat long term. Jenis-jenis konten dengan durasi pencarian singkat mengharuskan Anda untuk memposting banyak artikel setiap saat mengingat target trafik yang Anda bidik adalah trending.

Dalam skala tertentu, membuat blog itu tidak jauh berbeda dengan mendaftar akun di situs jejaring sosial. Sisi perbedaannya terlatak pada ‘optimasi’, karena untuk dapat mendatangkan pengunjung setiap blog membutuhkan kuantitas optimasi, dan disinilah terkadang yang justru menjadi kunci permasalahan yang tidak disadari oleh sebagian besar blogger (pemula).

Untuk menciptakan sebuah blog yang punya kualitas dihadapan search engine membutuhkan konsep yang jelas dan proses implementasi yang merujuk pada tindakan optimasi harus berjalan sesuai syarat dan kebijakan pedoman Webmaster. Kesalahan yang Anda lakukan selaku pengelola blog dapat merusak citra blog Anda dihadapan mesin pencari dalam jangka waktu yang panjang.

Untuk menghasilkan profit dari blogging, tidak sedikit waktu yang harus Anda luangkan, dan tentunya saya yang notabene juga seorang blogger sangat berharap agar Anda para sahabat blogger tidak membuang waktu dengan sia-sia, menulis banyak artikel tanpa profit yang sebanding lantaran gagal mendatangkan pengunjung sesuai target. Berikut analisa sekaligus fakta beberapa penyebab blog sepi pengunjung walaupun banyak posting.

Kesehatan blog

Kesehatan blog amat menentukan volume trafik. Kesehatan blog meliputi banyak aspek, mulai kualitas artikel, duplicate title, unnatural link, broken link, dll.

Tema blog

Setiap tema memiliki tingkat persaingan yang berbeda-beda. Jika Anda masih pemula, maka sebaiknya hindari memilih tema dengan tingkat persaingan tinggi.

Backlink

Kendati Google dan sejumlah mesin pencari kenamaan lainnya terus berusaha menyempurnakan algoritma masing-masing, tetap saja backlink merupakan bagian dari bekal pokok untuk mendatangkan trafik.

Pengaruh situs sosial media

Sebagaimana yang sudah sempat saya singgung pada artikel cara agar blog banyak pengunjung, Google menggunakan lebih dari 200 indikator selama proses pemeringkatan laman web, dan salah satunya adalah tingkat popularitas blog bersangkutan di situs social media.

Salah memilih template

Gunakan template blog dengan struktur laman yang baik. Struktur template bermasalah akan mempersulit proses crawling oleh spider bot mesin pencari dan hal ini akan berimbas pada tidak maksimalnya trafik blog.

Jarang posting artikel


Beberapa waktu lalu, Matt Cutts sempat membuat pernyataan “Google Tidak Mementingkan Update”, entah Anda sepaham dengan saya atau tidak, tapi menurut saya blog yang sering diberi penyegaran (di update) jauh lebih berpeluang untuk didatangi pengunjung melalui Google Search.

Over optimasi

Melakukan optimasi secara tidak beraturan atau yang lebih familiar dengan sebutan over optimization justru dapat merusak citra blog Anda. Optimasi harus dilakukan dengan cara-cara yang sehat serta terkesan natural. Seperti halnya link building, menanam backlink menjadi sebuah keharusan akan tetapi jika proses penerapannya berlebihan, maka hal ini dianggap sebagai tindakan spam yang dapat menurunkan peringkat blog di SERP.